Slideshow

Selamat Datang di Belajar Ngeblog di BLOG

Kamis, 24 November 2011

SEJARAH DAN MANFAAT HANDPHONE

PENDAHULUAN
Alasan
Teknologi Komunikasi sudah sangat berkembang dengan pesat khususnya di Indonesia. Teknologi komunikasi sudah sangat lazim di Indonesia khususnya teknologi komunikasi Handphone. Handphone tidak lagi hanya dimiliki oleh orang-orang ekonomi menengah keatas namun orang-orang ekonomi menengah kebawah juga menggunakan Handphone, karena handphone pada zaman sekarang ini bukanlah sebagai media untuk bergaya tapi merupakan sebuah kebutuhan. Melalui Handphone seseorang bisa berkomunikasi dengan mudah tanpa harus langsung bertatap muka. Perkembangan teknologi komunikasi berupa handphone juga sangat berkembang mulai dari tipe juga aplikasi yang disediakan. Handphone juga mampu memperpendek jarak yang jauh, sehingga dapat berkomunikasi secara langsung pada saat yang bersamaan.

Permasalahan
Handphone kini menjadi kebutuhan pokok orang indonesia di karenakan juga karena harganya yang murah, banyak Hp murah beredar dengan kualitas yang lumayan canggih. Tapi apakah kita tau sejarah awal Hp itu ada? Bagaimana dampak handphone terhadap kehidupan sehari..??

PEMBAHASAN
Sejarah singkat teknologi komunikasi
Pada awalnya komunikasi jarak jauh tidak ad hubungannya dengan elektronik.sesuai dengan tingkat teknologi pada zaman dahulu. Alat yang digunakan adalah telegraph mekanik yang di ciptakan oleh Claude Chappe kecepatannya mencapai 6km per menit (http://hp-indo.blogspot.com). Komunikasi jarak jauh dengan mempergunakan sinyal itu ditemukan pada tahun 1792 oleh Claude Chappe di Perancis, sehingga disebut sebagai Chappe System. Chappe membangun perangkat telekomunikasi yang berupa telegraph mekanik tersebut di atas sebuah menara dengan menggunakan tiang sinyal. Untuk mengoperasikan tiang Chappe, maka di setiap menara diperlukan sedikitnya dua orang operator penggerak tiang dan dua orang yang bertugas membaca sinyal melalui teropong. Penggunaan tiang sinyal Chappe saat itu dinilai memberikan lebih banyak keuntungan, karena bisa menyampaikan pesan sampai ratusan kilometer hanya dalam waktu singkat.
Teknologi mulai digunakan pada pada tahun 1970 yang dimulai dengan menggunakan mikroprosesor. Pada tahun 1971,jaringan handphone pertama kali digunakan di Finlandia bernama ARP. Kemudian MNT di Skandinavia pada tahun 1981 dan AMPS pada tahun 1983. Penggunaan teknologi analog menyebabkan banyak keterbatasan  yang dimiliki. Tegnologi 1G hanya bisa melayani komunitas suara, tidak seperti 2G yang bisa digunakan untuk SMS.MNT atau Nordic Mobile Telephone merupakan jaringan yang pertama kali digunakan secara internasional di Eropa Utara. (@kumpulansejarah).
Sejarah telepon seluler atau yang kita kenal HP, ternyata sudah ada dari jaman penjajahan, yaitu kira-kira tahun 1947 di negara paman sam alias Amerika dan Eropa sana. Pada tahun 1910 adalah cikal bakal telepon seluler yang ditemukan oleh Lars Magnus Ericsson, yang merupakan pendiri perusahaan Ericsson yang kini di kenal dengan perusahaan Sony Ericsson. Pada awalnya, Magnus Ericson medirikan perusahaan Ericsson yang fokuskan terhadap bidang bisnis telegraf.Pada tahun 1921 pertama kalinya Departemen Kepolisian Detroit Michigan menggunakan handphone mobile yang terpasang di semua mobil polisi dengan menggunakan freuensi 2 MHz.
Pada tahun 1960, di Finlandia sebuah perusahaan bernama Fennis Cable Works yang semula berbisnis dibidang kabel, melakukan ekspensi dengan mendirikan perusahaan elektronik yang bernama Nokia sebagai handset telepon seluler.
Tahun 1970-an perkembangan telepon mobile menjadi pesat dengan di dominasi oleh 3 perusahaan besar yaitu di Eropa dengan perusahaan Nokia dan rerusahaan Mototola-nya.
Pada tahun 1969, sistem telekomunikasi seluler dikomersialkan. Setelah tahun 1970, telekomunikasi seluler semakin sering dibicarakan orang. Motorola mengenalkan telepon genggam tiga tahun kemudian. Ukurannya memang cukup besar dengan antena pendek. Ada pula ponsel dengan ukuran sekoper. Dr Cooper yang menjadi manajer proyek inovasi Motorola itu memasang base station di New York. Untuk proyek ini Motorola bekerja dengan Bell Labs. Penemuan ini sekaligus diklaim sebagai penemuan ponsel pertama. Di suatu pagi 3 April 1973,Cooper, saat itu menjabat sebagai general manager pada Divisi Communication Systems Motorola mempertunjukkan cara berkomunikasi aneh dari terminal telepon portable. Dia mencoba ponsel ‘raksasanya’ sambil berjalan–jalan di berbagai lokasi di New York. Itulah saat pertama ponsel ditampilkan dan digunakan di depan publik.
Dalam pertunjukan itu, Cooper menggunakan ponsel seberat 30 ounce sekitar (800 gram) atau sepuluh kali lipat dibandingkan rata – rata ponsel yang beredar saat ini.

DAMPAK  PENGGUNAAN  HANDPHONE
Handphone merupakan salah satu dari perkembangan teknologi. Dengan kecanggihan teknologi saat ini, fungsi handphone tidak hanya sebagai alat komunikasi biasa, tetapi manusia juga dapat mengakses internet, SMS, berfoto dan juga saling mengirim data. Selain memudahkan dalam berkomunikasi sebagai dampak positif yang manusia dapatkan, terdapat pula dampak negatif yang manusia dapatkan sebagai akibat menggunakanhandphone. Handphone pada saat ini tidak hanya digunakan oleh kalangan dewasa, namun anak-anak pun sudah banyak yang menggunakan handphone dengan kecanggihan yang tidak kalah dengan handphone orang dewasa. Sehingga dampaknya terjadi tidak hanya pada orang dewasa tetapi juga pada anak-anak.
Dampak negatif dari perkembangan teknologi hadphone yang terjadi pada orang dewasa diantaranya :
·      Mengurangi sifat social karena cenderung lebih suka berhubungan melalui  handphone dari pada harus bertemu langsung.
·      Sifat sosial yang berubah dapat mengakibatkan perubahan pola maasyarakat dalam berinteraksi.
Kepemilikan telepon selular oleh anak berkaitan dengan perkembangan psikologisnya khususnya dalam mengembangkan kemampuan berinteraksi sosial dan komunikasi serta keinginan untuk diterima di pergaulannya. Kreativitas, ego serta kondisi lingkungan secara psikologis dapat memicu seorang anak untuk menggunakan handphone. Komunikasi antar manusia yang langsung (bertatap muka) adalah yang efektif serta paling lengkap mengandung aspek psikologis. Aspek tersebut antara lain :
1.   Tatap muka itu sendiri yang membedakannya dengan komunikasi jarak jauh atau komunikasi menggunakan alat
Dalam komunikasi tatap muka ada peran yang harus dijalankan oleh masing-masing pihak (pemberi informasi-penerima informasi, ibu-anak, ayah-anak, suami-isteri, guru-murid, dan lain-lain) dan ditunjukkan dengan jelas.
2.  Adanya hubungan dua arah secara langsung
Dengan adanya pertukaran pesan dalam komunikasi tatap muka, terjadi saling pengertian akan makna atau arti pesan. Jadi dalam komunikasi ini yang penting bukanlah pesannya semata, melainkan arti  dari pesan tersebut.
3.  Adanya niat, kehendak, atau intensi dari kedua belah pihak
Hal tersebut akan mempercepat proses adanya saling pengertian secara kognitif dalam komunikasi antar manusia.

Komunikasi yang dilakukkan secara tidak langsung (memerlukan perantara, seperti telepon, telegrap, radio, surat, dll.) mempunyai dampak yang berbeda dengan komunikasi secara langsung (tatap muka). Menurut Gea, Wulandari, dan Babari, (2003), komunikasi tidak langsung dapat menyebabkan timbulnya kegagalan saling berkomunikasi , dalam arti si penerima menangkap makna pesan berbeda dari yang dimaksud oleh si pengirim.



Hambatan-hambatan tersebut antara lain:
1.   Gagalnya menagkap maksud konotatif dibalik maksud seseorang
2.  Hanya mengartikan kata atau kalimat secara murni dan tidak mengembangkan      pemahamannya
3.  Kesalahpahaman atau distorsi dalam komunikasi
4.  Adanya gangguan fisik, misalnya gangguan suara pada telepon, hasil cetakan yang tidak baik, tampilan layer yang kurang jelas (kabur), desain format yang tidak baik, dll.





DAFTAR PUSTAKA

Anggie. 2009. perkembangan teknologi handphone. http://gie-zone.blogspot.com/2010/03/perkembangan-teknologi-handphone.html

 

Anonymous. 2010. Sejarah Perkembangan Handphone Hingga Sekarang. file:///D:/sejarah-perkembangan-handphone-hingga.html

 

Mulyana, Dedi. 2009. Penggunaan Pengaruh Telepon Genggam Terhadap Interaksi Sosial Remaja. http://demoel.wordpress.com/2009/05/26/penggunaan-pengaruh telepon-genggam-terhadap-interaksi-sosial-remaja/

 

Raharja, Hidayat. 2007. Reedukasi Teknologi Handphone di Ruang Belajar. http: //reeduksi-teknologi-handphone-diruang-belajar.html



Tidak ada komentar:

Posting Komentar